Wednesday, 29 February 2012

Sudah Dewasi Gini Harus Punya Trick



Ini Tulisan pertama ku, yaa setelah berberapa x punya niat untuk menulis yang tertunda-tunda.awalnya sempat menolak tapi apa daya akhirnya ada juga yang membuat ku terjerumus dalam dunia Blog,heh
yang akhir ada yang membuat aku harus punya tulisan ini yaa walaupun awal tulisan ini ak masih repost *stylenya plagiat. Tapi gak apakan selagi yang di repost itu,
sip lah kita lansung ke tujuan tulisan ini,ehehe
Setelah googling di yahoo*bingung kok bis, akhir nya ada satu artikel yang mencuri otak untuk menuangkan  di blog ku ini.cekidot aja deh !!!!

Semua Warga muslim  Tau bahwa Allah menurunkan Al Quran agar umat muslim membacanya dengan baik, memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan *Harusnya. Untuk mencapai kepada kesempurnaan menerapkan ajaran Al Quran maka kita perlu menghafalkannya. ya walaupan Meski menghafal Al Quran itu hukumnya fardhu kifayah (wajib atas sebagian kaum muslim saja dan gugur dari sebagian yang lain), namun dalam prakteknya, menghafal Al Quran bagi setiap individu muslim dalam menegakkan ibadah kesehariannya hukumnya harus *Kudu Wajib.
ya Kita tahu bahwa kita shalat minimal 5 waktu setiap hari sehari semalam. Ada waktu-waktu khusus di mana bacaan shalat harus dikeraskan, seperti pada shalat Maghrib, Isya', dan Subuh. Nah pada saat itulah kesempatan membaca Al Quran dengan hafalan sangat menentukan. Menentukan dalam arti membantu sempurnanya shalat kita. Karena bacaan shalat dan Al Quran yang tidak baik akan berdampak pada kekurangsempurnaan shalat dan akhirnya bisa mengurangi nilai pahala shalat kita. Sementara yang kita lakukan adalah shalat fardhu yang memang Allah tegaskan untuk disempurnakan sebaik mungkin.
Tanpa hafalan yang memadai sulit rasanya bagi seorang imam untuk membuat jama'ahnya khusyuk dalam shalat. Apalagi shalat adalah ibadah yang paling mendekatkan seorang hamba muslim kepada Tuhannya.
Nah, pembaca sekalian, untuk memenuhi kebutuhan kita bisa menambah hafalan, maka ada beberapa tips menghafal bagi kita, terutama yang usianya di atas 23 tahun.
Kenali karakter dan pahala menghafal Al Quran di sisi Allah subhanahu wa ta'ala! Menghafal Al Quran tujuannya untuk taqorrub atau mendekatkan diri kita kepada Allah. Baik ketika shalat ataupun ketika di luar shalat. Semakin banyak hafalan Al Quran seseorang maka akan semakin baik derajatnya di sisi Allah dan malaikat-Nya.


Rasulullah bersabda, "Akan dikatakan kepada penghafal Al Quran di hari kiamat, 'Bacalah hafalanmu, naiklah dan lantunkanlah dengan tartil (lancar).
Sesungguhnya, kedudukanmu di surga sesuai dengan jumlah ayat atau hafalan yang pernah kamu baca.'"


Bagi orang yang hampir naik sedikit dewasa,hehehe menghafal Al Quran itu sebaiknya dilakukan dengan strategi yang jitu. Saya katakan demikian karena otak dan memori orang dewasa berbeda dengan otaknya anak-anak yang notabene cepat dalam menghafal dan susah hilang. Berbeda dengan orang dewasa yang susah menghafal dan kalau sudah hafalan malah mudah sekali hilangnya. Bagi orang dewasa ketika menghafal harus menggunakan analisa dan pemahaman. Analisa dalam arti memahami artinya terlebih dahulu kemudian baru menghafal. Menganalisa ayat-ayat yang hendak dihafal baru kemudian mulai menghafalkannya.
Nah di sini, apabila seseorang sudah hafal beberapa surat maka diharapkan hafalannya akan kuat, lancar dan penuh penghayatan.
oia,sebelum meluas yang mau saya tulis,saya kasih bocoran sumber tulisan ini saya kutip dari sebuah web ternama dikalangan Aktifis Kampus,mungkin ente-ente sudah tau itu,penasaran  klik aja deh !!
Ada seseorang yang apatis ketika dihadapkan dengan hafalan Al Quran. Alasannya, bahwa otak dan ingatannya sudah butek dan tumpul. Tentu ucapannya ini berdasarkan pada ketidaktahuan dia tentang seluk-beluk menghafal dan proses yang akan dijalaninya.
Tapi tak apalah, mungkin itu salah satu pengalaman dia sepintas tentang hafal-menghafal Al Quran. Yang jelas jika anda ingin serius menghafal Al Quran maka yang harus diperhatikan adalah kemauan dan keseriusan. Mau menghafal meski di tengah gangguan kesibukan dan setumpuk aktivitas. Lalu, menyediakan waktu khusus untuk menghafal yang tidak bisa diganggu-gugat atau dikalahkan dengan pekerjaan yang lain.
Kemudian serius dalam menjalankannya. Serius belajar di bawah bimbingan seorang guru yang mumpuni dan berpengalaman. Sebab guru adalah murid yang sungguh-sungguh. Dia akan selalu menularkan rasa semangat menghafal kepada muridnya. Dan murid akan mendapatkan banyak suntikan semangat dan tips-tips baru dari pembimbingnya.
Dan satu hal lagi, jangan lupa berdoa kepada Allah agar senantiasa dimudahkan ketika menghafal dan dijadikan hafalannya itu sebagai wasilah (sarana) menjalankan ketaatan yang maksimal kepada-Nya.
 yaa.. Semangat Menghafal.....